Halo Sobat Tanogaido, kembali kita akan memperdalam pelajaran Bahasa Jepang kita. Kali ini, kita akan belajar mengenai tenses kata kerja Bahasa Jepang.
Ada tiga jenis tenses Bahasa Jepang yang harus kamu ketahui. Sebab dalam percakapan dan juga pembuatan kalimat, ini akan digunakan.
Daftar isi:
Berikut tiga jenis tenses kata kerja Bahasa Jepang :
Bentuk Masa Lampau (過去形, Kako Kei)
Tenses kata kerja Bahasa Jepang ini digunakan untuk mengungkapkan peristiwa atau kejadian yang sudah terjadi di masa lalu. Bentuk kata kerja ini sering ditandai dengan akhiran “-ta”. Contohnya seperti:
- 行った (itta) – pergi (masa lampau)
- 食べた (tabeta) – makan (masa lampau)
- 見た (mita) – melihat (masa lampau)
Bentuk Masa Sekarang (現在形, Genzai Kei)
Tenses kata kerja Bahasa Jepang ini digunakan untuk mengungkapkan peristiwa atau kejadian yang sedang terjadi di masa sekarang. Bentuk kata kerja ini tidak ditandai dengan akhiran apapun. Contohnya seperti:
Kamu berencana untuk liburan di Jepang? Yakin dengen itinerary kamu? Takut kesasar? Bingung Masalah Kirim Koper, Pesan Taxi dan lainnya? Gunakan Layanan Jasa Tour Guide Jepang Online dari Tanogaido Tours and Travel untuk bantuan penuh selama liburan di Jepang.
- 行く (iku) – pergi (masa sekarang)
- 食べる (taberu) – makan (masa sekarang)
- 見る (miru) – melihat (masa sekarang)
Bentuk Masa Depan (未来形, Mirai Kei)
Tenses kata kerja Bahasa Jepang ini digunakan untuk mengungkapkan peristiwa atau kejadian yang akan terjadi di masa depan. Bentuk kata kerja ini sering ditandai dengan akhiran “-masu”. Contohnya seperti:
- 行きます (ikimasu) – akan pergi
- 食べます (tabemasu) – akan makan
- 見ます (mimasu) – akan melihat
Baca juga : Cara Membalas Ucapan Terima Kasih dengan Kata Sama Sama dalam Bahasa Jepang
Tenses Umum Bahasa Jepang
Selain tenses kata kerja Bahasa Jepang di atas, kamu juga harus mengetahui tenses secara umum :
Bentuk dasar atau bentuk non-masa kini (現在形)
Bentuk dasar digunakan untuk menyatakan tindakan yang sedang berlangsung saat ini atau kebiasaan. Polanya adalah: kata kerja dalam bentuk dasar + partikel は (wa).
Contoh:
- 私は今勉強しています。(Watashi wa ima benkyou shiteimasu) – Saya sedang belajar sekarang.
- 毎日日本語を勉強します。(Mainichi nihongo o benkyou shimasu) – Saya belajar bahasa Jepang setiap hari.
Bentuk masa lalu (過去形)
Bentuk masa lalu digunakan untuk menyatakan tindakan yang telah selesai pada masa lampau. Polanya adalah: kata kerja dalam bentuk dasar + partikel た (ta).
Contoh:
- 昨日、友達に会いました。(Kinou, tomodachi ni aimashita) – Kemarin saya bertemu dengan teman.
- 日本に行ったことがありますか。(Nihon ni itta koto ga arimasu ka) – Pernahkah kamu pergi ke Jepang?
Bentuk masa depan (未来形)
Bentuk masa depan digunakan untuk menyatakan tindakan yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Polanya adalah: kata kerja dalam bentuk dasar + partikel ます (masu).
Contoh:
- 来週、日本語の試験があります。(Raishuu, nihongo no shiken ga arimasu) – Minggu depan ada ujian bahasa Jepang.
- 来年、日本に行きます。(Rainen, nihon ni ikimasu) – Tahun depan saya akan pergi ke Jepang.
Baca juga : Kumpulan Percakapan Bahasa Jepang Sehari – Hari
Bentuk negatif (否定形)
Bentuk negatif digunakan untuk menyatakan tindakan yang tidak terjadi. Polanya adalah: kata kerja dalam bentuk dasar + partikel ない (nai).
Contoh:
- 私は日本語が上手ではありません。(Watashi wa nihongo ga jouzu de wa arimasen) – Saya tidak pandai berbahasa Jepang.
- 昨日、友達に会わなかった。(Kinou, tomodachi ni awanakatta) – Kemarin saya tidak bertemu dengan teman.
Itulah beberapa pola tenses dalam bahasa Jepang. Jika kamu ingin lebih memperlancar Bahasa Jepang, disarankan untuk mengikuti kursus Bahasa Jepang. Kami di Tanogaido memiliki paket kursus online Bahasa Jepang. Kamu akan dibimbing langsung mentor profesional sampai lancar Bahasa Jepang.
Demikian artikel mengenai tenses kata kerja Bahasa Jepang. Semoga bermanfaat, dan selamat belajar!