Mengenal Shinkansen Jepang dan 4 Hal yang Perlu Diketahui

Shinkansen merupakan transportasi yang populer di Jepang. Adanya kereta cepat ini menjadikan Jepang sebagai negara yang unggul dalam penguasaan teknologi transportasi cepat masal di dunia. Shinkansen ini dioperasikan oleh Japan Railways (JR), yaitu salah satu perusahaan kereta api yang sering digunakan oleh masyarakat.

Kereta dengan kecepatan mencapai 320 km/jam ini merupakan kereta yang sangat tepat waktu, memiliki fasilitas yang nyaman, aman, serta efisien. Shinkansen sendiri mulai beroperasi pada tanggal 1 Oktober 1964, tepatnya saat diadakan penyelenggaraan Olimpiade Tokyo. Shinkansen terus mengalami perkembangan, hingga saat ini dapat menghubungkan 4 kota utama di Jepang, yaitu Tokyo – Nagoya – Kyoto – Osaka.

1. Jalur Kereta Shinkansen

Jalur kereta Shinkansen sendiri terdiri dari beberapa jalur. Semua jalur kereta cepat (kecuali Akita dan Yamagata) memiliki jalur eksklusif yang hanya diperuntukkan untuk kereta Shinkansen.

Jalur ini dilayani oleh beberapa kategori kereta, mulai dari kereta tercepat yang hanya berhenti di stasiun besar saja, hingga kereta paling lambat yang akan berhenti di setiap stasiun. Sampai saat ini, Shinkansen memiliki 7 jalur, diantaranya adalah:

  1. Tokaido Shinkansen : Stasiun Tokyo – Nagoya – Osaka, dengan kategori kereta Nozomi, HIkari, Kodama.
  2. Sanyo Shinkansen : Stasiun Osaka – stasiun Hakata, dengan kategori kereta Mizuho, Nozomi, Sakura, Hikari, Kodama.
  3. Tohoku Shinkansen : Stasiun Tokyo – Stasiun Shin-Aomori, dengan kategori kereta Hayabusa, Hayae, Yamabiko, Nasuno, Komachi (Akita), serta Tsubasa (Yamagata).
  4. Hokkaido Shinkansen : Stasiun Aomoti – Hakodate, dengan kategori kereta Hayabusa, Hayata.
  5. Joetsu Shinkansen : Stasiun Omiya (Saitama) – stasiun Niigata dengan kategori kereta Toki, Tanigawa.
  6. Hokoriku Shinkansen : Stasiun Tokyo – stasiun Toyama dan Kanazawa, dengan kategori kereta Kagayaki, Hakutaka, Asama, Tsurugi.
  7. Kyushu Shinkansen : Stasiun Hakata – Stasiun Kagoshima-Chuo dengan kategori kereta Mizuho, Sakura, Tsubame.
Rute Shinkansen
Rute Shinkansen | Sumber: japan-guide.com

2. Cara Membeli Tiket

Untuk pembelian tiket Shinkansen, dapat dilakukan di stasiun mana saja. Kalian hanya perlu menuju counter di kantor penjualan Midori no Madoguchi yang ditandai dengan warna hijau atau juga bisa dilakukan lewat mesin penjual otomatis. Namun, kami menyarankan kalian untuk membeli langsung di counter karena lebih mudah.

Di counter, kalian akan dibantu oleh petugas yang mampu berbahasa Inggris sehingga yang kalian lakukan hanyalah menyebutkan tujuan, jenis kursi, serta jumlah tiket yang ingin dibeli. Pembayarannya pun dapat dilakukan secara cash menggunakan uang yen.

Counter Shinkansen
Counter Shinkansen | Sumber: matcha-jp.com

Pembelian tiket Shinkansen tidak mengharuskan untuk dibeli jauh-jauh hari atau dengan membeli JR Pass. Perlu diingat bahwa JR Pass akan menguntungkan jika kalian merencanakan perjalanan ke seluruh area Jepang selama 7 hari.

Mesin Penjual Tiket Shinkansen Jepang
Mesin Penjual Tiket Shinkansen Jepang | Sumber: matcha-jp.com

Sebaliknya, jika kalian hanya berlibur di satu kota saja, itu sangat merugikan jika membeli JR Pass, sehingga jika ingin membeli tiket Shinkansen, lebih baik langsung di hari penggunaan tiket. Kalian tidak perlu khawatir akan kehabisan tiket atau tempat duduk, karena kereta ini akan berangkat setiap 5 hingga 10 menit. Oleh karena itu, pasti akan tersedia kursi yang kosong pada saat kalian melakukan pembelian.

Tambahan, jika kalian ingin melakukan pembelian tiket secara online karena takut antre panjang, juga bisa dilakukan di website sesuai area Jepang mana yang ingin kalian kunjungi. Misalnya, kalian ingin pergi ke area barat Jepang (Osaka, Kyoto, Hiroshima, Kyushu, Nagoya), kalian bisa mengunjungi website https://www.westjr.co.jp/global/en/ticket/pass/.



Jika kalian ingin pergi ke wilayah timur Jepang (Kanazawa, Hokuriku, Tohoku, Hokkaido), kalian bisa mengunjungi website https://www.eki-net.com/pc/jreast-shinkansen-reservation/English/wb/common/Menu/Menu.aspx.

3. Jenis Kursi Shinkansen

Jenis kursi Shinkansen ada tiga yaitu Reserved, Non-reserved, serta Green Seat. Nah, di sini, kami akan membahas mengenai perbedaan tiga kursi tersebut.

  • Reserved

Jenis kursi ini adalah kursi yang sudah dipesan yang ditandai dengan lampu berwarna hijau di atas bangku, atau berwarna kuning jika sudah dipesan penumpang di stasiun berikutnya. Kalian yang merencanakan naik Shinkansen pada jam-jam sibuk atau pergi bersama keluarga, ada baiknya jika memesan tiket ini.

Selain karena bisa memilih kursi yang berdekatan, kalian juga tidak perlu khawatir untuk mengantre untuk mendapatkan kursi kosong. Harga dari kursi ini sendiri adalah berkisar antara 300-1.500 yen, tergantung dari jaraknya.

  • Non-Reserved

Kursi ini merupakan kursi bebas yang ditandai dengan lampu berwarna merah di atas bangku. Biasanya, ada di gerbong 1 hingga 3. Jika kalian hanya pergi berdua, maka sebaiknya memilih kursi ini karena harganya lebih murah 500 yen dari kursi reserved. Tetapi, kalian juga harus bersiap tidak mendapatkan kursi jika kalian pergi pada jam-jam sibuk.

  • Green Seat

Jenis kursi ini merupakan jenis kursi yang paling sedikit di antara dua lainnya. Yap, ini adalah kursi first class, sehingga memiliki kisaran harga yang lebih tinggi dibanding lainnya.

Dengan harga yang lebih mahal, kalian juga bisa mendapatkan fasilitas kursi yang sedikit lebih besar dan ruang kaki yang lebih lebar, jadi perjalanan kalian akan lebih nyaman.

Shinkansen

4. Jenis Shinkansen

Shinkansen sendiri terbagi menjadi 2 sektor rute yaitu rute utara dan rute selatan. Rute utara adalah menuju Hakode, dengan jalur Hokuriku Shinkansen, Joetsu Shinkansen, Tohoku Shinkansen, serta Hokkaido Shinkansen.

Sedangkan rute selatan adalah menuju Kagoshima dengan jalur Tokaido Line, Sanyo Line, dan Kyushu Line. Jalur ini merupakan jalur paling ramai, sehingga di sini kami akan menjelaskan salah satu rute selatan dengan jalur teramai yaitu Tokaido Line.

1. Nozomi

Jenis kereta ini merupakan jenis kereta tercepat. Kereta Nozomi hanya menyediakan kursi reserved. Kereta ini juga terkenal sebagai kereta shinkansen dengan tiket termahal. Jika kalian ingin menggunakan kereta ini, kereta Nozomi tidak di-cover oleh JR Pass.

2. Hikari

Merupakan jenis kereta semi ekspress dari Shinkansen. Kereta Hikari memiliki harga tiket yang lebih murah daripada kereta Nozomi dan semua jalurnya telah ter-cover oleh JR Pass. Kereta ini juga akan lebih sering berhenti daripada kereta Nozomi.

3. Kudama

Merupakan jenis kereta dengan waktu tempuh yang paling lama, karena kereta ini akan berhenti di semua stasiun. Tetapi keuntungannya adalah kereta ini yang paling murah daripada Nozomi dan Hikari. Kalian dapat menggunakan JR Pass untuk naik kereta ini.

Di dalam kereta ini, kalian diperbolehkan untuk makan kapan saja, sehingga jangan khawatir kelaparan saat berada di dalam kereta. Jika kalian pergi ke Jepang, maka sempatkanlah untuk mencoba transportasi ini, karena kalian akan mendapatkan pengalaman baru dan akan memangkas waktu perjalanan kalian selama di Jepang.

Yang perlu diingat adalah, kalian harus menyiapkan perjalanan dengan baik agar dapat mengatur waktu dan keuangan, sehingga kalian juga dapat menikmati liburan dengan baik.


Nah, itulah informasi seputar Shinkansen Jepang yang bisa Tano Gaido bagikan kepada kalian. Apa kalian sudah pernah naik kereta ini? Yuk, bagi-bagi pengalaman kalian di kolom komentar ya.

close
logo tanogaido

Yuk Berlangganan Informasi Seputar Jepang dari Tanogaido GRATIS dan juga kupon diskon untuk layanan Jasa. Silahkan isi email pada kolom dibawah!

Tanogaido mematuhi segala bentuk privasi dan keamanan data Anda. Kami juga menghindari dalam pengiriman Spam. Tanogaido hanya akan mengirimkan informasi terbaru seputar Jepang yang pasti berguna untuk Anda.

Kamu berencana untuk liburan di Jepang? Yakin dengen itinerary kamu? Takut kesasar? Coba Tour Guide Online

Forum Tanya Jawab

Mulai Chat
Butuh Bantuan?
Hai kak...
Ada yang bisa kami bantu?